Sudahkah Mengenal dan Memahami Keinginan Pasangan? By: Bu ILA

0
1055

Ketika muncul sebuah pertanyaan bagi pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah lama: “Apakah kamu sudah mengenal pasanganmu, sudahkah kamu memahami apa yang diinginkan pasangan halalmu?” Apa yang akan muncul di kepala sahabat pasutri?

Ketika kita memutuskan untuk menikah, artinya akan hidup dan membentuk keluarga baru dengan pasangan halal. Pasti kita akan menghadapi tantangan serta dinamika karena adanya perbedaan pola asuh dan sosial di keluarga masing-masing, pendidikan, pergaulan, pekerjaan dan perbedaan lainnya.

Terkadang, kita merasa aneh terhadap kebiasaan pasangan, hobi, sikap, perilaku, cara menanggapi suatu persoalan, cara berbicara dan lain-lainnya. Disinilah butuh kelapangan hati untuk bertoleransi dan membingkai persepsi bahwa perbedaan yang kita hadapi ibarat bumbu yang akan menambah nikmatnya hubungan suami istri.

Bukan hanya pasangan suami istri yang baru menikah, bahkan pasangan yang telah melewati puluhan tahun berumah tangga masih harus terus belajar bertoleransi, mencoba mengenal dan memahami pasangan. Keyakinan yang kuat bahwa menikah adalah ibadah terpanjang dalam hidup kita, memerlukan kesabaran dan niat yang kuat untuk menjaga hati dan emosi.

Konflik yang terjadi di dalam rumah tangga selain masalah orang ketiga beserta bumbu-bumbunya, juga menyangkut masalah kita yang belum mengenal keinginan pasangan. Ketidakfahaman terhadap apa yang diinginkan pasangan, baik karena sulitnya berkomunikasi juga minimnya upaya untuk merendahkan hati mencoba saling memahami.

Berdasarkan hasil survey kecil-kecilan dengan beberapa pasangan dan pengalaman Bu Ila sendiri yang telah menikah hampir 20 tahun, maka Bu Ila membuat daftar keingingan suami/istri terhadap pasangannya. Semoga ini menjadi semangat untuk berbenah, belajar dan bertumbuh demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. (penuh ketenteraman, berkasih sayang dan dirahmati Allah SWT)

Keinginan Suami terhadap istrinya

  1. Memiliki istri yang menarik jika dipandang

Cantik itu relatif, begitu juga masalah ketertarikan pandangan dan kenyamanan sangat bersifat subjektif. Ada suami yang suka jika istrinya mengenakan pakaian tertentu, atau bersikap dan berpenampilan yang suami nyaman ketika memandang istrinya. Butuh komunikasi dan kejujuran menyampaikan keinginan untuk saling memberi kepuasan mata dan hati.

  1. Nyaman jadi teman diskusi.

Seperti yang pernah Bu Ila tuliskan sebelumnya, suami suka pada istri yang pintar namun tidak suka pada istri yang “merasa pintar”. Suami yang nyaman berdiskusi dengan istrinya akan menutup segala celah untuk munculnya orang ketiga yang siap menempati posisi ini dan menggoyahkan hubungan.

  1. Menghargai dan patuh pada suami

Mau tidak mau, rela tak rela, suami sangat bahagia jika memiliki istri yang senantiasa hormat, menghargai dan patuh pada suaminya. Istri yang menjadikan suami sebagai pemimpin, pengambil keputusan dan tempatnya bergantung serta berlindung.

  1. Rumah terlihat rapi (minimal ruang tidur)

Rumah yang terlihat rapi akan membuat hati menjadi lebih tenang dan nyaman. Walaupun batas kerapihan sangat subjektif dan sekali lagi bergantung pada cara pandang, tak bisa dipungkiri bahwa rumah yang semberawut dan acak-acakan akan menghadirkan aura negatif bagi anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut, tidak terkecuali suami.

Mungkin sebagian istri menganggap bahwa keinginan suami berlebihan dan terkesan menuntut, namun apapun alasanannya inilah sebuah keinginan. Bagaimana mewujudkannya sangat bergantung dari cara kita menjalani, mengelola waktu dan mengajak pasangan berkomunikasi dengan lebih bijaksana.

www.ceritabuila.id

Keinginan Istri terhadap suaminya:

  1. Mengharapkan adanya kasih sayang

Ada sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa: “Seorang istri akan kuat fisiknya untuk mengerjakan semua urusan rumah tangga, namun ia akan terlihat lemah dan patah jika hatinya tersakiti.” Tak perlu diragukan jika seorang istri sudah mencintai suaminya, ia akan melakukan segala cara agar membuat pasangannya nyaman. Satu hal yang diinginkan istri agar ia SIAP menghadapi tantangan hidup adalah adanya kasih sayang yang tulus dari pasangannya.

  1. Merasa dianggap suami

Perasaan diterima dan dianggap oleh pasangan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Perasaan ini merupakan tameng bagi seorang istri lebih kuat menghadapi setiap tantangan dan dinamika berumah tangga. Merasa dicintai dan diterima suami dapat menjauhkan istri dari berbagai masalah seperti depresi, kesepian dan kecemasan yang pastinya berdampak buruk bagi suatu hubungan.

  1. Tidak bosan mendengar curhatan istri

Istri itu sangat ingin didengar, ketika sedih, bila memiliki masalah, kerepotannya mengurus keluarga, berkeluh kesah dan cerita apa saja yang telah dialaminya selama tidak bersama suami. Walau terkesan cerewet, istri sangat bahagia jika ia didengarkan suaminya.

  1. Suami yang siap membantu pekerjaan rumah dan peduli ketika istri kerepotan

Istri sangat bahagia jika suami peduli dan siap membantu dalam mengurus pekerjaan rumah. Sekecil apapun bantuan dan kepekaan suami, terutama ketika istri kerepotan membuat istri semakin cinta dan sayang kepada suaminya.

  1. Suami yang jujur dan terbuka

Jujur dan terbuka adalah kunci kebahagiaan  rumah tangga. Suami yang jujur dan terbuka akan memudahkan keduanya menghadapi berbagai persoalan dan kesulitan hidup. Komunikasi yang nyaman akan meminimalisr konflik  rumah tangga.

  1. Kebutuhan materi tercukupi

Tercukupi kebutuhan materi secara wajar adalah idaman setiap pasangan suami istri. Kata cukup menjadi dasar untuk menyukuri setiap rezeki yang diberikan Allah swt. Tugas suamilah untuk membiayai kelangsungan kebutuhan materi keluarganya.

“ …Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makhruf.” QS. Al Baqarah ayat 233

Tapi, mengapa lebih banyak keinginan istri kepada suami ya? (hehehe, mungkin karena authornya seorang istri)

Memahami dan memenuhi keinginan baik suami maupun istri itu memang tidaklah mudah. Membutuhkan tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Semua dalam upaya berbenah, belajar menjadi pendamping terbaik bagi pasangannya. InsyaAllah hanya mengharapkan keberkahan dan ketenangan hati dan berdoa semoga berkumpul bersama di SyurgaNya Allah kelak. Mulailah dengan menghadirkan syurga di rumah kita sendiri, karena bahagia itu sederhana, dengan mensyukuri apa yang dimiliki dan mencoba memahami keinginan pasangan.

Semoga bermanfaat

Salam

Bu Ila (Coach Pendidikan Keluarga)

  • Penerima Apresiasi Orangtua Hebat 2018 dari Kemendikbud RI
  • Penerima Apresiasi Penggerak Literasi 2019 dari Kemendikbud RI
  • Pemenang Lomba Blog Cerdas Berkarakter 2020 dari Puspeka Kemendikbud RI

Untuk kegiatan parenting, konseling dan coaching keluarga baik online maupun offline silakan menghubungi via WA 081396200313 (Bu Ila)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here